FACT OF THE DAY: Inilah 20 Besar Klub Terkaya Dunia Versi Deloitte
Inilah daftar Football Money League 2010 versi Deloitte!
Setiap tahun Deloitte melansir daftar Football Money League yang mencakup 20 klub-klub yang memiliki kekayaan terbesar di dunia.
Tahun ini, Inggris memiliki tujuh wakil dalam daftar 20 besar, menyusul setelahnya Jerman lima tim, Italia empat, serta masing-masing dua dari Prancis dan Spanyol.
Deloitte menggunakan standar pengumuman neraca keuangan yang dirilis setiap klub atau sumber langsung lainnya selama musim 2008/09. Berdasarkan informasi yang didapat, Deloitte membagi pendapatan ke dalam tiga kategori: pendapatan tiket, hak siar, dan komersil.
Inilah daftar 20 besar selengkapnya:
20. (17) Newcastle United – €101 juta
Newcastle memang gagal mempertahankan posisi di Liga Primer Inggris dan terperosok untuk kali pertama dalam 16 tahun ke divisi Championship. Namun, pendapatan Newcastle sebesar €101 juta tak bisa disaingi banyak klub Eropa lain.
19. (-) Manchester City - €102,2 juta
Musim lalu menjadi musim pertama bagi rezim kepemilikan Abu Dhabi United Group dan City menduduki posisi kelima klasemen Liga Primer. Meski termasuk mengecewakan, pendapatan klub meningkat enam persen jadi €102,2 juta.
18. (20) Borussia Dortmund - €103,5 juta
Dortmund mampu mendongkrak posisi jadi dua peringkat lebih baik dibandingkan peringkat musim lalu. Dortmund gagal lolos ke Eropa musim ini, tapi jumlah rata-rata 75 ribu penonton membuat pendapatan mereka membengkak jadi €103,5 juta.
17. (-) Werder Bremen - €114,7 juta
Werder menjadi pendatang baru dalam daftar yang membungkus pendapatan €114,7 juta setelah sukses lolos ke final Piala UEFA dan juara Piala Jerman. Berkat prestasi itu, pendapatan Werder meningkat 26 persen. Pendapatan dari hak siar juga menjadi sumber utama pundi-pundi Werder.
16. (13) FC Schalke - €124,5 juta
Posisi Schalke melorot tiga tingkat karena berkurangnya pendapatan mereka sebesar €23,9 juta. Schalke masih berupaya menjual beberapa sektor di Veltins Arena, tapi gagal tampil di Liga Champions membuat pendapatan mereka berkurang secara signifikan.
15. (14) Tottenham Hotspur - €132,7 juta
Tottenham sukses lolos ke final Piala Liga untuk dua tahun berturut-turut dan finis kedelapan di klasemen Liga Primer usai tampil mengecewakan awal musim. Pendapatan total klub asal London ini €132,7 juta, dua persen lebih sedikit dibandingkan pendapatan mereka musim lalu.
14. (16) Olympique de Marseille - €133,2 juta
Marseille mampu mengangkat posisi dua tingkat lebih baik dalam daftar ini dan hanya berselisih €6,4 juta dari Olympique Lyon. Marseille kehilangan gelar Ligue 1 musim lalu, tapi tetap konsisten tampil di kualifikasi Liga Champions membuat pendapatan terus mengalir.
13. (12) Olympique Lyon - €139,6 juta
Untuk kali pertama Lyon gagal mempertahankan gelar juara Ligue 1 musim lalu dalam tujuh tahun terakhir. Apapun, Lyon masih mampu mendapatkan €139,6 juta dan berada di peringkat ke-13 daftar ini. Pendapatan Lyon menurun sepuluh persen dari musim lalu.
12. (9) AS Roma - €146,4 juta
Roma melorot tiga tingkat dari peringkat musim lalu dan keluar dari sepuluh besar. Musim mengecewakan bagi Roma karena hanya menduduki tempat keenam klasemen Serie A dan tersisih di babak 16 besar Liga Champions. Pendapatan Roma menurun 17 persen.
11. (15) Hamburg SV - €146,7 juta
Hamburg terbilang sukses di dalam dan luar lapangan. Pendapatan mereka meningkat 15 persen, meski tidak berlaga di kancah Liga Champions. HSV mampu menggandakan nilai pendapatan mereka dalam lima tahun terakhir.
10. (7) AC Milan - €196,5 juta
Posisi Milan jatuh tiga tingkat setelah tampil mengecewakan musim 2008/09. Rossoneri malah gagal lolos ke Liga Champions dan malah berkiprah di Piala UEFA. Akibatnya, Milan kehilangan €26 juta dari pendapatan potensial dari hak siar. Meski pendapatan tiket dan komersil meningkat, Milan tak cukup menutupi jumlah tersebut.
9. (10) Inter Milan - €196,5 juta
Pendapatan juara Italia ini meningkat 14 persen atau senilai €23,6 juta dari total musim lalu. Selama dua musim, Inter merajai kompetisi domestik Italia meski masih menanti kesuksesan serupa di Liga Champions.
8. (11) Juventus - €203,2 juta
Musim pertama Juventus di Liga Champions sejak 2005/06 mendorong peningkatan pendapatan sebesar €35,7 juta atau 21 persen. Namun, pendapatan dari sektor tiket masih yang terendah dari klub 20 besar lainnya. Jika Juventus ingin meningkatkan pendapatan, mereka harus memerhatikan jumlah penonton.
7. (8) Liverpool - €217 juta
Posisi Liverpool finis di peringkat kedua klasemen Liga Primer musim lalu membuat pendapatan mereka di sektor hak siar meningkat. Namun, Liverpool masih menjadi klub Inggris terkaya keempat dalam daftar. Tersisih dari perempat-final Liga Champions juga membuat pendapatan Liverpool mandek.
6. (5) Chelsea - €242,3 juta
Ketidakstabilan di posisi manajer membuat prestasi Chelsea melorot ke posisi ketiga klasemen Liga Primer musim lalu. Chelsea mampu mengobatinya dengan sukses meraih trofi Piala FA. Di sektor pendapatan, untuk kali pertama Chelsea terlempar dari lima besar sejak 2002/03.
5. (6) Arsenal - €263 juta
Arsenal kembali ke posisi lima besar setelah satu tahun absen. CEO Ivan Gazidis bertekad menciptakan kondisi finansial yang mandiri dengan mengisi 60.400 bangku penonton stadion Emirates. Arsenal berhasil meningkatkan pendapatan dari sektor komersil hingga €56,5 juta.
4. (4) Bayern Muenchen - €289,5 juta
Pendapatan Bayern menurun dua persen, tapi masih mampu menduduki posisi empat besar daftar. Bayern gagal menjuarai Bundeslia musim lalu, meski masih mampu lolos ke Liga Champions. Faktor terakhir yang menyebabkan Bayern mampu mengamankan pendapatan dari sektor hak siar.
3. (2) Manchester United - €327 juta
Juara Inggris ini harus merelakan posisi kedua daftar kepada Barcelona, yang sukses besar musim lalu. Sektor pendapatan komersil, tiket, dan hak siar United meningkat. Meski demikian, belum cukup untuk mempertahankan kursi runner-up Money League.
2. (3) Barcelona - €365,9 juta
Barcelona pantas mendapat posisi ini berkat kegemilangan musim lalu. Secara finansial, pendapatan Barcelona juga meningkat 18 persen. Tingkat kurs euro dibandingkan poundsterling membuat Barcelona sukses melompati peringkat Manchester United musim ini.
1. (1) Real Madrid - €401,1 juta
Madrid berhasil mempertahankan posisi puncak Money League dengan tidak banyak kesulitan. Madrid sukses membukukan pendapatan terbesar sepanjang sejarah mereka dengan menembus batas €400 juta. Madrid boleh gagal berprestasi di atas lapangan, tapi mereka boleh membanggakan kesuksesan di bidang finansial. Kontrak dengan Mediapro ditambah dengan pihak-pihak lain menjamin pendapatan klub lebih dari €1,1 milyar sepanjang tujuh tahun hingga 2013/14.





